Lies Marriage (Thirteen)


Cast                    : Park Ji Yeon

Choi Min Ho

Support Cast        : Krystal

Genre                 : Romance etc

Length                : 13 Of ?

 

***

Minho POV

             Aku melihat Jiyeon akan mulai meninggalkanku,kau harus mengatakannya Minho..

             “Saranghae..SARANGHAE PARK JI YEON!”teriakku,Aku melihat Jiyeon langsung terdiam didepan pintu.Arggh!!! dadaku..dadaku kenapa sakit sekali?

             “Saranghae…Jeongmal Saranghae Park Ji Yeon”ucapku sekali lagi,aku mulai merasa pandanganku mengabur sebelum aku melihat gelap,aku melihat Jiyeon melihat ke arahku.

***

             Putih,itu yang pertama kali aku lihat saat membuka mataku.Di Rumah sakit? Aku tau bau ini,ugh! Sungguh aku benci rumah sakit.

             “Minho-ah..kau sudah bangun?”tanya Jiyeon yang baru saja masuk kembali ke ruang rawatku,akupun mengangguk dan tersenyum.

             ‘”wajahmu sangat pucat,kau baik-baik saja bukan?”tanya Jiyeon sambil mengambil kursi dan duduk di sebelah ranjangku,akupun mengangguk.Lidahku terasa kelu,aku sangat lemas.

             “kau mau makan? Aku baru saja menemui dokter ,kau hanya kelelahan dan banyak pikiran.”ucap Jiyeon sambil tersenyum manis,itu senyuman yang aku suka.

             “ani,tidak usah..kau ada disini itu sudah membuatku senang dan malah aku tidak merasakan lapar.”ucapku secara tidak sadar,namun itulah kenyataanya.

             “kau akan pergi?”tanyaku saat melihat Jiyeon sudah memasang (?) tasnya di pundaknya.

             “ne,aku harus pergi..aku harus bertemu Seungho,dia mungkin sudah menunggu lama..”ucap Jiyeon.Seungho? dia bersama Seungho?,Akupun langsung menatapnya.

             “Seungho? Kau ada janji dengan Seungho?”tanyaku,tolong jawab ‘tidak’ Jiyeon-ah..

             “ne,aku ada janji dengannya…”ucap Jiyeon,Akupun langsung menundukan wajahku,menahan air mata.

             “kau…berpacaran dengannya?”tanya Minho,Jiyeon menghentikan aktivitasnya sebentar lalu menghembuskan nafasnya.

             “aku pergi dulu..”ucap Jiyeon.

Jiyeon-ah,sebegitu bencikah kau padaku? Kau ingin balas dendam padaku? Jebal..jangan tinggalkan aku..

End Minho POV

Author POV

             Seungho sudah menunggu Jiyeon lebih dari 15 menit,dan yeoja yang ditunggunya itu tidak juga menampakan batang hidungnya,Seunghopun kembali melirik jam tangan yang bertengger di tangan kirinya.

             “Seungho-ah..!!”teriak orang yang sudah sangat familiar bagi Seungho.

             “apakah kau sudah menunggu lama?”tanya Jiyeon,Seunghopun tersenyum dan menggeleng.

             “ani..kajja!!”ucap Seungho tanpa memberi Jiyeon istirahat sebentar,hari ini Seungho mengajak Jiyeon nonton bioskop,ya..bisa dibilang mereka kencan.

             “hari ini kita akan nonton apa??”tanya Seungho,Jiyeonpun meletakan jari telunjuknya di dagunya sambil memikirkan film apa yang bagus untuk ditonton.

             “bagaimana film romance comedy? Aku sangat suka film itu..”ucap Jiyeon setengah aegyo,Seunghopun mengacak-ngacak rambut Jiyeon dengan lembut.

             “baiklah,kita nonton film itu.”ucap Seungho menyetujui.

             “aigoo~ kau baik sekali..”ucap Jiyeon sambil memukul lengan Seungho,sedikit keras.Kalian ingat bukan? Jiyeon sudah sabuk hitam.Seperti pasangan biasanya,terkadang mereka mengalami pertengkeran kecil dalam hal bayar-membayar namun Jiyeon hanya bisa pasrah sekarang.

Sementara itu..

             ‘Jiyeon pasti sekarang sedang senang bersama Minho..dia melupakanku..neo jeongmal babo Minho-ah..tentu saja Jiyeon senang bersama Seungho itu,tidak seperti aku namja yang penyakitan..’pikir Minho yang sekarang sedang duduk di kursi taman rumah sakit.

             “Minho-ah!”teriak seorang yeoja,Minho langsung mneolehkan kearah suara,Krystal.

             “Annyeong~..”sapa Krystal dengan senyum khasnya dan Minho tentu saja membalasnya.

             “Annyeong”jawab Minho dengan sedikit lemas,Krystalpun menyodorkan kotak makanan yang tadi dibawanya.

             “apa ini?”

             “obat..”

             “huh?”

             “haish! Babo! Tentu saja makanan..kalau ini kotak makanan pasti isinya makanan babo!”ucap Krystal sambil membuka kotak makanan itu dan terlihatlah gimbap yang menggoda.

             “wuah..sepertinya enak..”

             “tentu saja,ini buatanku loh..”ucap Krystal dengan bangga,Minhopun hanya tersenyum dan mulai memakan gimbapnya dan tidak lama kemudian dia mengacungkan kedua jempolnya.

             “Min..ho-ah..”panggil Jiyeon dengan ceria,namun langsung menghentikan panggilannya saat melihat ada seseorang disebelah Minho.

             “J-jiyeon..”

             “Annyeong Krystal-ah..ternyata kau ada disini..wuah..kau juga bawa makanan ya?”tanya Jiyeon sambil tersenyum,terpaksa.

             “ne~ kau baru datang? Baiklah kalau begitu..aku tidak bisa mengganggu kedua pasangan ini.Annyeong! sampai bertemu lagi Minho,Jiyeon!”ucap Krystal dan meninggalkan mereka berdua.

             “dia baru sampai disini?”tanya Jiyeon sambil melihat punggung Krystal yang lama-lama makin menjauh.

             “hmm”

             “kenapa dia langsung pulang?”tanya Jiyeon,Minhopun hanya menggeleng.

             “kenapa kau jadi diam? Apa karena ada aku?”tanya Jiyeon polos,Minhopun langsung menggeleng cepat.

             “sepertinya makanan Krystal lebih enak dariku..ya sudah deh ini buatku saja..”ucap Jiyeon sambil mengerucutkan bibirnya,Minhopun langsung mengambil kotak makanan Jiyeon dari Jiyeon.

             “ani,ini juga pasti enak..”ucap Minho dan memakan makanan yang dibawa Jiyeon,Jiyeonpun hanya melihati Minho dengan aneh,namun persekian detik Jiyeon tersenyum dan langsung menyenderkan kepalanya ke pundak Minho.

            “Minho-ah..seandainya kita bisa begini setiap hari..tidak bertengkar..tidak saling diam..”ucap Jiyeon,Minhopun terdiam.

             “hmm..aku juga mengharapkan begini..”ucap Minho,Jiyeonpun tersenyum kecil.

             “Jiyeon-ah”

             “hm?”

             “aku juga berharap kita tidak jadi bercerai..”

***

             Sudah 2 minggu Minho dirawat di Rumah Sakit,dan sekaranglah waktunya Minho pulang ke rumah,ditemani Jiyeon dan Kedua orang tua Minho,Saat di Mobil Jiyeon dan Minho duduk dibelakang diam-diam Jiyeon memegang tangan Minho.Namun itu tidak berlangsung lama saat ponsel Jiyeon berdering.

             “Yongseo?”

             “,,,”

             “Mwo?!!”

             “…”

             “ne,aku akan segera kesana..”

             “siapa Jiyeon-ah?”tanya Eomma Minho.

             “Eommeonim,turunkan aku disini saja.aku harus kembali ke rumah sakit..temanku sakit!”ucap Jiyeon panik,Appa Minho langsung menepikan mobilnya dan Jiyeonpun tanpa pamit langsung keluar dari mobil dan berlari ke Rumah sakit yang memang belum terlalu jauh.

             “eomma,aku juga akan menyusul Jiyeon..tenang saja aku tidak apa-apa.”ucap Minho dan berlari juga ke rumah sakit,Kedua pasangan baya itu hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan perjalanannya.

End Author POV

Jiyeon POV

             Aku terus berlari setelah mendengar kabar dari teman Seungho,Seungho pingsan dan dibawa ke rumah sakit.Kenapa lagi dengannya?

             “Jiyeon-ah!”teriak seseorang dari belakang,akupun menghentikan lariku dan melihat Minho sambil memegang dadanya berlari kearahku.

             “Minho? Sedang apa kau disini?”tanyaku.Belum Minho menjawab dia sudah menarikku untuk berlari lagi.

Sesampainya di rumah sakit,aku melihat Seungho yang dibawa oleh dokter dalam keadaan tidak sadarkan diri,Seungho dibawa ke ruang UGD.

             “Seungho-ah!”teriakku dan langsung berlari mendekat,melepaskan genggaman Minho.

             “Jiyeon..tenanglah dulu..Seungho akan ditangani olehku..”ucap Jeong Du,ya aku mengenalnya Waktu itu Seungho mengenalkannya padaku.

             “Seungho-ah..”panggilku lirih.

Sudah 15 menit aku menunggu Jeong Du memeriksa Seungho,namun Jeong Du tidak keluar-keluar juga.Minho yang sedari tadi berada di sebelahku hanya aku diamkan saja,aku terlalu sibuk dengan pikiranku mengenai Seungho.

             “waktu itu aku melihat Seungho masuk kedalam ruangan Kemotrapi”ucap Minho tiba-tiba,akupun langsung membulatkan mataku dan menatap Minho yang sedang menunduk.

             “m-mworago?”tanyaku.

             “waktu itu aku sedang jalan-jalan di taman,saat aku sedang melihat-lihat aku mendapatkan Minho dengan baju Rumah Sakit masuk kedalam Ruang Kemotrapi dengan kursi roda,awalnya aku mengira salah melihat.Tapi aku yakin itu adalah Seungho..”

Aku hanya terdiam mendengar Minho bicara,Seungho Kemotrapi? Untuk apa?

             “aku sedikit mendengar percakapan mereka,Seungho mempunyai penyakit asma stadium akhir,Hidupnya…”

             “hidupnya tidak lama lagi”ucap Minho,aku tidak dapat menahan air yang akan mengalir dari mataku.Minhopun memegang tanganku.

             “mianhae..aku tidak memberitahumu sebelumnya.”ucap Minho,Akupun tidak dapat membendung tangisku lagi.Aku menangis dipelukan Minho.Kenapa Seungho tidak pernah bilang padaku? Kenapa Seungho menutupinya dariku? Bukankah kita sangat dekat? Kenapa dia tidak pernah bilang padaku?!

***

To Be Continue

Annyeong!! Akhirnya aku kembali dari masa Hiatusku karena UAS,sekarang udah selesai UASNYA!! Doakan aku dapat Nilai tinggi dan Ranking ya!! hehe #curcol
Eotte? Fanficnya jadi aneh ya? aku juga merasa begitu..yang penting tetep comment ya!!

Comment+Like Is My Oxygen

Advertisements

15 thoughts on “Lies Marriage (Thirteen)

Your Comment + Like Is My Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s