GoodBye My Love | One-Shoot


Cast : Jung Hye Kyung
Lee Sungmin

Minor Cast : Choi Hera

Genre : Romance,Sad.

Length : One-Shoot

Ini adalah FF Comebackku hehe,kalo ada yang nunggu I Got You dan Finally With You..mian belum selesai hehe..nanti kalo aku sempet aku bakal lanjutin deh hehe 😀 so langsung aja yaa… 😀

***

Hye Kyung POV

Annyeong,aku Jung Hye Kyung,aku adalah seorang yeoja yang mengidap penyakit Leukemia,ya penyakit yang bagiku sangat mematikan itu menjalari tubuhku.Aku sudah sangat lama mengidap penyakit itu,ini adalah penyakit turunan dari almarhum ayahku ya sekarang ayahku juga sudah meninggal karena penyakit ini.Namun aku sangat tidak ingin meninggalkan dunia karena sesuatu yang berharga yang tidak dapat kutinggalkan,Lee Sungmin.Namja itu selalu menemaniku kemanapun dia tidak pernah meninggalkanku,terkecuali saat kami belajar di kampus.Sungmin selalu membuatku hangat dan menyemangatiku untuk hidup lebih panjang,karena memang aku sering putus asa.Dan perbuatannya itu membuatku Jatuh cinta padanya,Dia?entahlah..

“Hye Kyung-ah..”panggil Sungmin,nah itu dia orang yang aku tunggu,Aku menunggu di taman kampus,karena kelasnya keluar lebih lama dariku.

“Annyeong,Sungmin..”panggilku lagi sambil tersenyum hangat.

“kau sudah menunggu lama?”tanyanya,akupun menggeleng seperti anak kecil.

“baguslah…kau mau ke dokter lagi?”tanyanya,akupun melihat ke arah jam tanganku yang bertengger di tanganku.

“hmm,jam 3 ini aku sudah janji bertemu dengan dokterku,oppa mau ikut?”tanyaku,Sungmin oppapun langsung memasang wajah sedih,aku tahu itu.

“kau ada urusan?”tanyaku,sebenarnya hati sesak mengucapkan kata-kata itu,tapi tetap saja aku paksakan senyuman bertengger di bibirku.

“baiklah,aku mengerti…cepat sana~”ucapku sambil mendorongnya,Sungminpun akhirnya membalikan badannya padaku.

“aku akan menelefonmu nanti..”ucapnya.Akupun mengangguk dan melambaikan tanganku sambil tersenyum.Akupun menatap punggungnya yang lama kelamaan menjauh dan menghilang saat dia masuk kedalam mobilnya.

Akupun langsung keluar juga dari bangunan kampus itu karena aku harus ke dokter,aku terbiasa naik bus,tidak seperti orang lain yang naik dengan mobil mewahnya.Sebenarnya aku juga orang berada,namun aku lebih suka naik bus.

***

Sesampainya dirumah sakit,aku langsung menemui dokter yang selama ini mengontrol kondisiku,akupun masuk kedalam ruangannya dan tentu saja permisi terlebih dahulu.

“Annyeonghaseo..”sapaku,Dokter itupun langsung menengok ke araku,sebenarnya sekarang aku hanya ingin mengambil test yang minggu kemarin.

“Annyeong Hye Kyung-ah..kau pasti ingin mengambil hasil test kemarin ya?”tanya Dr.Park.

“ne..”jawabku sambil tersenyum.

Dokter itupun langsung menyuruhku duduk dan mengeluarkan sebuah amplop yang membuatku berdebar-debar.

“Bagaimana dokter hasilnya yang sekarang?”tanyaku dengan gugup,Dr.Parkpun melepas kacamatanya.

“keadaanmu masih sama seperti yang sebelumnya,dan akupun minta Sungmin untuk menemanimu selalu,karena aku takut terjadi apa-apa denganmu pada waktu yang tidak tepat..”ucap Dr.Park,akupun langsung menunduk dan tersenyum miris.Akupun langsung mengangguk dan mengambil amplop yang sedari tadi tergeletak di atas meja.

Aku berjalan dengan lesu karena hasil kesehatanku yang semakin parah,akupun mengambil ponselku dari dalam saku jaket,dan ternyata ada 1 pesan dari Sungmin.

From : Sungmin Babo~

Hye Kyung-ah~ bagaimana hasilnya?? Ada peningkatan kah? Aku yakin ada bukan ?? ^^

Nanti malam aku akan ke rumahmu…

Sebentar lagikah waktuku??

End Hye Kyung POV

 

Author POV

 

                  Sungmin mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi,karena ia sudah tidak sabar ingin melihat hasil kondisi Hye Kyung,sungguh sebenarnya Sungmin mencintai Hye Kyung,tadi disisi lain Sungmin tidak mungkin menolak permintaan ayahnya.

#FlashBack

                  “Sungmin-ah,kemari nak…”panggil Mr.Lee yang tepatnya adalah ayahnya Sungmin.

                  “Ada apa Appa?”tanya Sungmin sambil duduk disebelah ayahnya.

                  “begini…kau tau kan perusahaan ayah sedang menurun,kau tidak senangkan dengan hal itu?”tanya Mr.Lee,Sungminpun mengangguk namun keningnya berkerut,ia merasa ada yang tidak beres disini.

                  “ne,lalu kenapa Appa?”tanya Sungmin langsung.

                  “Appa ingin menjodohkanmu dengan anak teman Appa,kau bersediakan? Ini semua menyangkut perusahaan kita loh..”ucap Mr.Lee,Sungminpun langsung terhenyak.

                  “Appa…aku sudah punya kekasih…”ucap Sungmin berbohong,Mr.Lee pun melepaskan kacamatanya yang sedari tadi bertengger di hidungnya.

                  “Appa,tidak mau au menolak,kau tau sifat Appa bukan?”Tanya Mr.Lee yang merubah suaranya,yang tadinya lembut menjadi tegas dan seperti mengancam.Sungmin hanya diam,tanpa ia sadari,Sungmin mengangguk,dan itu artinya..Sungmin menyetujuinya..

 

#End of Flashbak

 

Sungmin mengambil ponselnya dan menekan tombol dial nomer 1,karena tombol dial itu adalah nomer Hye Kyung.

“Yongseo?”terdengar jawaban dari seberang,yaitu Hye Kyung.

“Hye Kyung-ah…kau ada di rumah? Aku sedang dijalan menuju rumahmu..”ucap Sungmin,terdengar Hye Kyung batuk.

“mian Sungmin,aku sedang tidak di rumah…”jawab Hye Kyung,suaranya terdengar serak.

“jincha?yahh..sayang sekali..padahal aku sangat penasaran dengan hasilnya,kau beritahu aku sekarang saja..”ucap Sungmin dengan senyum gembiranya.

“mian,aku belum mengambilnya,tadi dokternya sedang sibuk..jadi lain kali baru aku bisa mengambilnya…”jawab Hye Kyung dan diselingi kembali dengan suara batuk.

“ya…Hye Kyung…neo gwaenchana?”tanya Sungmin khawatir.

“ne…nan gwaenchana…sudah dulu ya…aku sibuk…”ucap Hye Kyung,belum dapat persetujuan dari Sungmin,Hye Kyung langsung memutuskan hubungan telefon mereka.

Hye Kyung Side

Hye Kyung sedang bekerja paruh waktu untuk membayar kemotraphinya,memang Hye Kyung selalu dikirimi uang oleh eomma di L.A,tapi entah kenapa Hye Kyung ingin memakai uangnya sendiri,jadi uang yang dari eommanya Hye Kyung pakai untuk sehari-hari dan membayar uang kuliah.Tiba-tiba ponsel Hye Kyung berdering,Hye Kyung yang sedang mengepel lantaipun langsung mengambil ponselnya di saku celananya(ceritanya Hye Kyung kerja paruh waktu di cafe,tapi jadi tukang bersih-bersih :D ),Sungmin?.

“Yongseo?”ucap Hye Kyung

“Hye Kyung-ah…kau ada di rumah? Aku sedang dijalan menuju rumahmu..”tanya Sungmin,Hye Kyung pun entah mengapa menjadi batuk-batuk.

“mian Sungmin,aku sedang tidak di rumah…”jawab Hye Kyung,suaranya terdengar serak.

“jincha?yahh..sayang sekali..padahal aku sangat penasaran dengan hasilnya,kau beritahu aku sekarang saja..”ucap Sungmin dengan senyum gembiranya.

“mian,aku belum mengambilnya,tadi dokternya sedang sibuk..jadi lain kali baru aku bisa mengambilnya…”jawab Hye Kyung dan diselingi kembali dengan suara batuk.

“ya…Hye Kyung…neo gwaenchana?”tanya Sungmin khawatir.

“ne…nan gwaenchana…sudah dulu ya…aku sibuk…”ucap Hye Kyung,belum dapat persetujuan dari Sungmin,Hye Kyung langsung memutuskan hubungan telefon mereka.’Haish~ kenapa badanku jadi berat dan kepalaku jadi pusing begini??’rutuk Jiyeon dalam hati,dan entah mengapa jalannya menjadi oleng dan akhirnya dia benar-benar ambruk.

***

Hye Kyung sudah selesai diperiksa oleh dokter,Sungmin yang sedari mondar-mandir di depan kamar rawat Hye Kyung langsung tersenyum saat melihat dokter keluar dari kamar rawat Hye Kyung.

“Bagaimana keadaannnya dokter?”tanya Sungmin tidak sabaran.Dokter itupun mendesah dan melepaskan kacamatanya.

“keadaannya…bertambah buruk..seharusnya..dia tidak boleh terlalu lelah…dan kau sudah lihat hasil pemeriksaannya yang minggu kemaren bukan?? Sepertinya…waktunya sudah tidak lama lagi..”ucap Dr.Park,Sungminpun langsung membelalakan matanya.

End Author POV

 

Sungmin POV

 

“keadaannya…bertambah buruk..seharusnya..dia tidak boleh terlalu lelah…dan kau sudah lihat hasil pemeriksaannya yang minggu kemaren bukan?? Sepertinya…waktunya sudah tidak lama lagi..”ucap Dr.Park.

TAR!!!!(efek suara petir) sungguh,hatiku terasa tersambar petir,kenapa dia tidak mau memberitahu tentang surat itu? Apa dia ingin menutupinya?

“mian Dok,tapi maaf…saya belum melihat hasil pemeriksaan yang minggu kemarin,bisa dokter jelaskan?”tanyaku mendesak.

“benarkah? Hasil test kemaren sungguh buruk,dan kami sudah menentukan waktunya tidak akan bertahan 1 minggu ini..”jawab Dokter itu sambil menepuk pundakku dan meninggalkanku.Aku sudah tidak kuat menopang tubuhku,dan kini aku terduduk di kursi tunggu.

“Wae Hye Kyung? Kenapa kau tidak mau memberitahuku? Kau mau menjauh dan menjalani sisa hidupmu sendirian?”gumamku sambil mengeluarkan air mata,Aku tahu aku namja,tapi untuk orang yang aku cintai,aku tidak dapat menahan ini.

Tidak lama kemudian,aku memberanikan untuk masuk ke dalam kamar rawat Hye Kyung,terlihat Hye Kyung yang terlelap dan dipasangi selang-selang yang entah apa gunanya,aku tda tega melihatnya seperti itu,dan entah darimana,aku mendapat ide gila.Kuambil ponselku dan menelefon Hera,calon istriku.

“Yongseo? Oppa? Ada apa?”tanyanya di seberang,akupun mengatur nafasku.

“cepat ke Seoul Hospital,aku ingin bicara denganmu…”ucapku.

“mwo? Kenapa oppa? Apa oppa kecelakaan?”tanya Hera panik.

“ani,cepat kemari JEBAL!”jawabku dan memutuskan hubungan telefon,aku terus duduk di samping Hye Kyung sambil menatap nanar pada Hye Kyung.

“Oppa!!”teriak seorang Yeoja di ambang pintu.

“Hera-ya…”panggilku,Hera langsung menghampiriku dan melihat ke arah Hye Kyung bingung.

“Oppa,ini siapa?”tanyanya bingung.

“ini Hye Kyung,sahabatku..dia punya penyakit Leukemia,dan kau tahu? Hidupnya sudah tidak lama lagi…aku tahu ini sangat berat bagimu..tapi…bisakah kita membatalkan perjodohan kita?aku ingin hidup bersamanya…Aku…Mencintainya…”ucapku,terlihat Hera yang menjauhiku sambil membekap mulutnya.

“Oppa…”gumamnya.

“mianhae Hera-ya…aku sudah membohongimu…selama ini aku tidak ada perasaan padamu…aku hanya mencinta Hye Kyung…jujur rasa ini bukan rasa kasihan..tapi sungguh aku mencintainya..aku tulus..”ucapku,air matakupun tidak dapat ditahan lagi dan akhirnya mengalir juga.

“I Know Oppa…”jawab Hera sambil memegang pundakku,aku kaget dengan jawaban Hera,apakah dia menyetujuinya?

“Tapi Oppa…aku tidak ingin membatalkan perjodohan ini,aku akan meminjamkanmu untuknya…setelah itu kau akan kembali lagi padaku…bisakah?”tanyanya dengan suara parau.Akupun menatap ke arah Hera yang sudah mengeluarkan banyak air mata,memang sakit mengetahui calon suaminya yang ternyata mencintai orang lain,aku tahu itu.

“ne…aku akan kembali lagi padamu..”ucapku sambil memeluknya,diapun mengelus punggungku,Hangat,itu yang aku rasakan sekarang.Kutatap Hye Kyung yang tersenyum,tunggu! Tersenyum?!

“Hye Kyung-ah..kau sudah sadar?”tanyaku sambil memegang tangannya dengan erat.

“O…ppa…”jawabnya parau dan tercekat.

“ne…aku disini…aku disini..Hye Kyung-ah…”ucapku,terlihat Hera tersenyum.

“S…iapa D..ia Op..Pa.?”tanyanya,akupun langsung melihat ke arah Hera bingung,aku tidak mau mengatakan kalau Hera adalah calon istriku,aku tidak mau dia tersakiti,Kalian tahu?Sebenarnya aku sudah tahu kalau dia menyukaiku…

“aku teman Sungmin,Hye Kyung-ah…”jawab Hera sambil tersenyum ke arah Hye Kyung,Hye Kyungpun tersenyum miris.

“geurom? Go.mawo sudah mau menjenguk..ku..”jawabnya,Herapun mengangguk sambil tersenyum.

***

Setelah 3 hari Hye Kyung dirawat di rumah sakit,akhirnya dia diperbolehkan pulang..namun harus memakai kursi roda,karena tubuhnya sangat lemah.. Sekarang hari minggu…aku ingin mengajaknya ke Pantai dan akupun mengajak Hera.

“Oppa…kau mau mengajakku ke Pantai?”tanyanya,Akupun tersenyum.Hera yang duduk di belakang juga ikut tersenyum.

“wuah? Jeongmal? Aku sudah lama tidak melihat Pantai”jawabnya,Hye Kyung memang terlihat ceria,tapi aku bisa melihat rasa sakit yang ditahan olehnya.

Sesampainya di Pantai…

Hye Kyung dan aku langsung duduk dipinggiran jembatan yang sangat romantis dan indah,sementara Hera hanya melihati dari belakang,aku sangat bangga pada Hera karena ia sangat baik dan mau berbagi walaupun hanya sementara.

“Sungmin…bolehkah aku memanggilmu Oppa?”tanya Hye Kyung sambil menyenderkan kepalanya dipundakku.

“tentu saja…”jawabku sambil tersenyum dan merangkul pundaknya.Sekarang sudah hampir malam…tapi kami masih saja betah disini dan menunggu Sunset.

“Oppa…aku ingin kau bahagia kalau aku tidak ada…aku tidak mau melihatmu menangis,aku sangat benci melihatmu menangis..aku hanya ingin melihatmu tertawa dan tersenyum bahagia…Hera…pasti akan membuatmu bahagia,entah kenapa aku merasakan itu….”ucapnya.Dan pada akhirnya aku tidak bisa menahan tangisanku ini,akupun memalingkan wajahku agar dia tidak melihatnya,dan akupun mencoba untuk tidak terisak.

“Mianhae Oppa,aku sudah membuatmu susah…aku sudah membuatmu menderita dan sebagainya…sungguh sebenarnya aku tidak mau berbuat seperti itu…kau mau memaafkan aku kan Oppa?”tanyanya sambil mendongakan kepalanya,akupun mengangguk sambil tersenyum.

Hye Kyungpun kembali menyenderkan kepalanya di pundakku,dan tidak lama kemudian Matahari menghilang dari mata kami.

“Hye Kyung-ah…Saranghae…”gumamku sambil mencium puncak kepalanya,kulihat dia sudah memejamkan matanya sambil tersenyum,kulit pucatnya tidak menutupi kecantikannya.

“Tidurlah yang nyenyak Hye Kyung,jangan melupakanku disana…Ingat…aku akan menjemputmu suatu saat nanti…GoodBye my Love…”gumamku diselingi isakan dan air yang keluar dari mataku.

Herapun menangis melihat kami yang akhirnya harus berpisah,dan sekarang akupun harus kembali ke Hera.

Hye Kyung-ah,kau harus ingat…kalau aku akan mencintaimu dan menyayangimu,walaupun tidak sepenuh hati karena harus kubagi dengan Hera,aku akan selalu mengingatmu..aku tidak akan pernah melupakanmu sampai kapanpun.Tidak kusangka pertemuan kita sesingkat ini dan kau dengan cepatnya meninggalkanku…

GoodBye My Love … Saranghae…Tunggu Aku sampai menjemputmu :D

***

Gimana? Gimana??? jelekkahh? kerenkah?pendekkah?panjangkah?? huaaa aku nggak tau..itu terserah kalian deh

So Comment,Don’t Bash!! Don’t Be Silent Reader ok?!!! :D

Advertisements

3 thoughts on “GoodBye My Love | One-Shoot

Your Comment + Like Is My Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s